Koleksi Kain & Baju Batik Indonesia



Tuesday, January 19, 2010

GusDur Pecinta Batik

Tidak bisa dipungkiri, semasa hidupnya, Gus Dur adalah pecinta Batik Indonesia, karena selalu mengenakan batik dalam berbagai kesempatan, bahkan jauh sebelum menjadi Presiden Keempat RI. enurut salah seorang putrinya, Inayah Wulandari, kesukaan bapaknya berbatik bukan latah, ikut tren, atau karena pejabat publik. Inayah menjelaskan sejak awal 1990-an, ayahnya memang pencinta batik. Batik yang dikenakan Gus Dur selalu pilihan ibunya, Sinta Nuriyah. Dan ciri baju kemeja Batik GusDur yang dipakainya mencerminkan kesederhaaan, karena bukanlah batik mahal atau yang beredar di kalangan menengah ke atas. Ketika menjabat sebagai presiden, Gus Dur pernah mengajak rombongan singgah ke sentra atau pusat perajin batik di Banyuwangi.

Pengamat kain Sativa Sutan Aswar mengakui kebiasaan Gus Dur berbatik merupakan inspirasi menarik yang diwariskan bagi dunia perkainan Indonesia. Kendati batik yang dikenakan tampak biasa, "Justru label batik Gus Dur adalah batik rakyat, bukan batik gedongan.

Adapun Dewi Motik Pramono mengatakan batik Gus Dur merupakan batik pinggiran. "Itu kelebihan yang harus menjadi contoh pejabat lain. Meskipun dia (Gus Dur) anak Menteng dan menjadi tokoh penting, rasa percaya dirinya berbatik rakyat mengalahkan semuanya," kata Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia ini.

Dewi menjelaskan, batik yang dikenakan Gus Dur umumnya adalah batik pesisir yang sarat akan filosofi cerita kerakyatan. Dia pernah memperhatikan Gus Dur berbatik Cirebonan, yang melambangkan cerita masyarakat pesisir dengan keliarannya, sikap bertahan hidup, serta kecintaan pada seni budaya tarling. "Itulah gaya Gus Dur, berbatik dengan hati, memahami pernik kisah masyarakat bawah," ucapnya.

Perancang busana Poppy Dharsono mengagumi gaya berbatik Gus Dur, yang mengenakan batik Batang. Gaya ini memberikan nilai tinggi. Batik rakyat bisa naik kelas dan diminati pejabat, seperti Gus Dur, yang diikuti publik. Motif batik yang biasa dikenakannya adalah flora dan fauna dalam bentuk sederhana, seperti dedaunan, bunga, kepala, sayap, dan ekor. "Gus Dur sangat komunikatif, melalui batik membicarakan problema kehidupan," ujarnya.

Poppy pun menerangkan, Gus Dur pernah berbatik motif daun dan tunas bakau. Hal ini menginspirasi para pembatik Jawa Timur dalam membuat motif yang bermakna terhadap pelestarian lingkungan pesisir hutan bakau di Surabaya. (tempo interaktif)

0 comments:

Post a Comment